Penulis: [MAHFUZAH PARINDURI]
DE-HABITUASI (MEMBONGKAR PLESETAN DUNIA)
BAB 1: MANIPULASI NAMA DAN IDENTITAS PERADABAN
Sejarah yang kita baca hari ini bukanlah sejarah yang murni. Ada upaya
sistematis untuk "memplesetkan" identitas tokoh-tokoh besar agar kita
kehilangan akar. Contoh paling nyata adalah bagaimana sosok Iskandar Zulkarnain
dikaburkan dan digantikan sepenuhnya oleh narasi Alexander the Great. Begitu
juga dengan para ilmuwan besar Islam yang namanya dilatinkan (seperti Ibnu Sina
menjadi Avicenna), bertujuan agar generasi mendatang tidak lagi mengenali
kejayaan peradaban aslinya.
Dunia sedang melakukan Habituasi Mental—sebuah pengkondisian agar kita
terbiasa melihat sejarah dari kacamata mereka, sehingga kita merasa kecil dan
tidak memiliki andil dalam kemajuan zaman.
BAB 2: ANTARA EVOLUSI KERA DAN PENYUSUTAN ADAM
Dunia akademis memaksa kita percaya pada teori evolusi; bahwa manusia
berasal dari makhluk primitif yang perlahan tumbuh cerdas dan tegak. Namun,
fakta spiritual dan sisa-sisa arkeologi menunjukkan hal sebaliknya: Involusi
atau Penyusutan.
Berdasarkan literatur sejarah Islam, manusia pertama, Nabi Adam AS,
diciptakan dengan tinggi 60 hasta (30 meter). Kita bukan berevolusi dari kera
yang kecil, melainkan keturunan raksasa yang menyusut secara fisik karena
perubahan atmosfer dan takdir zaman pasca-banjir besar Nabi Nuh. Jejak kaum
terdahulu seperti Kaum 'Ad dan peradaban di masa Nabi Idris (Henokh) yang
memiliki teknologi bangunan raksasa adalah bukti bahwa manusia masa lalu jauh
lebih perkasa daripada manusia modern.
BAB 3: ALIEN SEBAGAI FITNAH DAN DIMENSI GHAIB
Narasi "Alien" dengan ciri fisik kepala besar dan badan kecil
sering kali dikaitkan dengan manusia masa depan atau makhluk luar angkasa.
Namun, jika dibedah dengan logika iman, ini adalah bentuk penyesatan akidah.
Fenomena alien, UFO, dan teknologi "ajaib" di baliknya lebih masuk
akal dijelaskan sebagai interaksi Bangsa Jin yang memiliki kemampuan manipulasi
dimensi dan teknologi yang melampaui akal manusia.
Penggunaan simbol-simbol tersembunyi pada produk massa (seperti logo yang
menyerupai angka 666) adalah cara mereka melakukan habituasi agar manusia
terbiasa dengan kehadiran kekuatan gelap ini tanpa menyadarinya.


